Jakarta (wartalogistik.com) — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla) resmi meluncurkan Roadmap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2025–2029. Dokumen ini menjadi langkah strategis untuk menyederhanakan dan menyatukan seluruh layanan digital di sektor pelayaran, yang selama ini masih berjalan terpisah.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, menyampaikan bahwa transformasi digital ini diperlukan karena banyaknya aplikasi internal yang belum terkonsolidasi.
“Saat ini terdapat 51 aplikasi yang dikembangkan oleh berbagai unit kerja. Kondisi ini menyebabkan tumpang tindih layanan, data terpisah di banyak tempat, dan proses pelayanan yang belum efisien,” ujar Lollan.
MaritimHUB Jadi Satu Portal Layanan
Salah satu fokus utama roadmap ini adalah pengembangan MaritimHUB, sebuah portal layanan digital terpadu yang akan menjadi gerbang utama seluruh layanan perhubungan laut.
Dengan hadirnya MaritimHUB, masyarakat dan pelaku usaha tidak lagi membutuhkan banyak aplikasi untuk kebutuhan berbeda. Semua layanan akan tersedia dalam satu platform.
“Kami ingin masyarakat merasakan layanan yang lebih sederhana: satu akun untuk semua kebutuhan,” tambahnya.
Tiga Perubahan Utama
Roadmap TIK 2025–2029 menargetkan tiga pembaruan besar, yaitu:
1. Integrasi Layanan
Dari 51 aplikasi terpisah menjadi layanan yang saling terhubung dalam satu portal.
2. Pusat Data Terintegrasi
Seluruh data strategis akan dikumpulkan dalam satu sistem sehingga lebih akurat dan mudah digunakan untuk penyusunan kebijakan.
3. Pengembangan Sistem yang Terencana
Setiap inovasi atau aplikasi baru akan mengikuti prioritas, standar, dan arah pembangunan yang jelas sehingga lebih efektif dalam penggunaan anggaran.
Manfaat bagi Publik dan Industri Maritim
Dengan roadmap ini, Ditjen Hubla menargetkan sejumlah manfaat, di antaranya:
Proses layanan publik lebih cepat dan mudah diakses.
Data lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.
Efisiensi anggaran melalui penghapusan duplikasi aplikasi.
Standar keamanan digital lebih kuat dan modern.
Pelaku usaha maritim mendapatkan kemudahan layanan melalui satu platform terpadu.
Lollan menegaskan bahwa Roadmap TIK 2025–2029 merupakan bagian dari komitmen Ditjen Hubla mendukung visi “Transportasi Laut Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Transformasi digital ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik serta memperkuat daya saing maritim nasional,” tutupnya.
(Abu Bakar)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar