Penyerahan bingkisan dari Ketua Maziska PPDI Pelindo, Ishaq Marzuki pada anak-anak yang telah dikhitan.
Panjang (wartalogistik.com) - Pusat Pembinaan Dakwah Islam (PPDI) Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama PPDI Regional 2 Palembang, PPDI Regional 2 Panjang, dan PPDI Regional 2 Teluk Bayur secara serentak menyelenggarakan program Khitanan Massal 2026 / 1448 H, dalam rangka memasuki tahun baru Islam dengan semangat kepedulian dan ketakwaan.
Agenda besar ini motor utamanya digerakkan oleh Majlis Zakat Infaq Shadaqah Karyawan (Maziska), merupakan salah satu dari 5 bidang di bawah naungan PPDI Pelindo, yang amanahnya khusus untuk mengelola infak dan shadaqah dari Insan Pelindo.
PPDI merupakan wadah bagi Pegawai Muslim PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dalam melakukan menunjang kegiatan peribadatan dan aktivitas dakwah khususnya di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Cakupan kegiatannya pada Kantor Pusat, Regional, Anak Usaha dan entitas lainnya di lingkungan Pelindo.
Perayaan Tahun Baru Hijriah 1448H bertema " Momentum Hijrah Menuju Pribadi Shalih, Bersih, dan Sehat” . Kegiatannya dilaksanakan di tiga wilayah pelabuhan Pelindo Regional 2 secara simultan, yakni di Palembang, Panjang, dan Teluk Bayur.
Program yang menjadi wujud nyata dari tanggung jawab sosial berbasis nilai-nilai syariah ini berhasil mengkhitan sebanyak 575 anak yang berasal dari keluarga prasejahtera di sekitar wilayah operasional pelabuhan.
Wujud Kepedulian dan Kedermawanan Insan Pelindo
Dukungan kegiatan ini, khususnya pemenuhan biaya medis serta penyaluran santunan bagi para peserta, sepenuhnya bersumber dari dana infak dan sedekah yang dihimpun dari Insan Pelindo (karyawan PT Pelabuhan Indonesia (Persero)). Hal ini merefleksikan kuatnya kultivasi nilai-nilai kebaikan dan kedermawanan yang tumbuh subur di lingkungan kerja korporasi.
Ketua Maziska PPDI Pelindo, Ishaq Marzuki, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta untaian doa kebaikan kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.
"Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, kita dapat kembali menyelenggarakan khitanan massal ini. Kami menghaturkan rasa terima kasih yang mendalam serta apresiasi yang tulus kepada seluruh Insan Pelindo yang telah berinfak dan bersedekah. Sinergi kedermawanan inilah yang menjadi motor penggerak utama biaya medis dan santunan bagi anak-anak kita," tutur Ishaq Marzuki.
Beliau juga memanjatkan harapan barokah atas kontribusi tersebut. "Semoga Allah SWT menerima amal saleh ini, melipatgandakan pahala, serta mengalirkan keberkahan yang berlipat ganda atas harta dan keluarga para donatur sekalian. Kami berharap agenda ini dapat kita laksanakan rutin, dan bisa dirasakan manfaatnya lebih luas, di seluruh Indonesia," tambahnya.
Sinergi dan Kolaborasi Multi-Pihak
Keberhasilan ikhtiar kolektif ini juga tidak lepas dari dukungan Manajemen Pelabuhan Palembang, Pelabuhan Panjang, dan Pelabuhan Teluk Bayur.
Dari sisi medis, PPDI Pelindo menggandeng mitra kesehatan profesional guna memastikan seluruh proses khitan berjalan sesuai standar yang aman dan higienis, yakni di Pelabuhan Palembang: Didukung penuh oleh Tim Medis dari Rumah Sakit Pelabuhan. Di Pelabuhan Teluk Bayur berkolaborasi dengan Tim Medis dari Rumah Sakit Semen Padang. Pada Pelabuhan Panjang, bermitra dengan Klinik Khitan Swasta setempat.
Komitmen Keberlanjutan dari Tahun ke Tahun
Kegiatan khitanan massal ini merupakan komitmen jangka panjang organisasi untuk terus istiqomah menebar manfaat. Grafik penerima manfaat program ini pun terus meluas secara konsisten dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022 sebanyak 500 anak yang dikhitan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Tahun 2023 sebanyak 384 anak di Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Parepare, dan Pelabuhan Pantoloan Palu.
Tahun 2024 sebanyak 307 anak di Pelabuhan Cirebon. Dan, tahun 2026 ini Mencapai 575 anak di tiga pelabuhan Regional 2 secara serentak.
Apresiasi dari Masyarakat
Manfaat nyata dari program khitanan massal ini dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Salah satu orang tua peserta di Regional 2 Palembang, Erdi, warga Talang Kelapa, mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kami merasa sangat terbantu. Memang sebelumnya sudah ada rencana mengkhitankan anak, dan dengan adanya program ini menjadi lebih mudah bagi masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Melalui momentum Hijriah ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui PPDI dan Maziska berharap anak-anak yang telah dikhitan dapat tumbuh menjadi generasi yang shalih, terjaga kebersihannya, dan sehat walafiat, sehingga mampu menjadi kader penerus bangsa yang unggul di masa depan.
( Abu Bakar )




Tidak ada komentar:
Posting Komentar