Direktorat KPLP dan Korpolairud Penanggungjawab Patroli Bersama TSS Selat Lombok dan Selat Sunda - WARTA LOGISTIK | CERDAS & INFORMATIF

Post Top Ad

Responsive Ads Here
Direktorat  KPLP dan Korpolairud Penanggungjawab Patroli Bersama TSS Selat Lombok dan Selat Sunda

Direktorat KPLP dan Korpolairud Penanggungjawab Patroli Bersama TSS Selat Lombok dan Selat Sunda

Share This

Jakarta (wartalogistik.com) - Pemerintah tetapkan penanggung jawab dari kegiatan patroli bersama di TSS Selat Sunda dan Lombok yang akan berlangsung pada akhir Juni ini adalah Direktorat  Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP)  Hubla, Kemenhub dan Korpolairud Baharkam Polri.

 

“Sedangkan untuk pelaksanaan patroli bersama di TSS Selat Sunda  dipimpin oleh Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok dan Direktur  Polair,” kata Direktur KPLP, Ahmad di Jakarta, Kamis (4/6).

 

Kegiatan patroli bersama itu, kata Achmad dalam rangka menciptakan pelayaran yang aman, tertib, serta berkomitmen dalam mewujudkan keselamatan pelayaran. Dan menjelang pelaksanaan penerapan TSS pada 1 Juli 2020, meningkatkan kegiatan patroli laut dalam rangka pengawasan keselamatan dan pengamanan bagan pemisahan alur laut atau  Traffic Seperation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok.

 

Lebih jauh dikatakan  Ahmad, unsur KPLP mulai dari kapal patroli maupun SDM nya dipersiapkan untuk mengawal pemberlakukan bagan pemisahan alur laut atau  Traffic Seperation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok tersebut.

 

"Seperti mengadakan patroli bersama yang akan dilakukan oleh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok bersama dengan Direkorat Polisi Perairan (Polair) untuk kegiatan keselamatan dan keamanan pelayaran di TSS Selat Sunda," jelas Ahmad.

 

Adapun target operasi yang dilaksanakan dalam patroli tersebut yaitu memastikan kapal yang melintas mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis Kapal (Automatic Identification System/AIS) dan juga sosialisasi TSS Selat Sunda. 

 

“Target operasi dan keadaan darurat dari operasi gabungan kali ini yaitu pengaktifan AIS di kapal yang melintas, sosialisasi TSS Selat Sunda, dan penanganan musibah di laut dengan wilayah operasi selat sunda dan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2020 ini,” ujar Ahmad.

(Abu Bakar)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here