Begini Cara Indonesia Jadi Anggota Dewan IMO Guna Tingkat Kespel dan Lindungi Laut - WARTA LOGISTIK | CERDAS & INFORMATIF

Post Top Ad

Responsive Ads Here
Begini Cara Indonesia Jadi Anggota Dewan IMO Guna Tingkat Kespel dan Lindungi Laut

Begini Cara Indonesia Jadi Anggota Dewan IMO Guna Tingkat Kespel dan Lindungi Laut

Share This

 






Jakarta (wartalogistik.com) - Upaya Indonesia meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim,  terus dilakukan melalui tetap berada sebagai anggota Dewan IMO (International Maritime Organization). Pada  sidang IMO Council ke 129 London, Inggris, Selasa, 18 Juli 2023 memilih Mr. Arsenio Antonio Dominguez Velasco dari Republik Panama sebagai Sekretaris Jenderal IMO yang baru.


Sekjen baru IMO itu akan mulai bertugas pada 1 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2028. Proses pemilihan Sekjen IMO berjalan dengan ketat dan lancar dan berlangsung dalam 4 (empat) putaran.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha yang menjadi Delegasi Indonesia pada sidang IMO Council ke 129 tersebut mengungkapkan dengan terpilihnya Mr. Arsenio sebagai Sekjen IMO, tentunya Pemerintah Indonesia sebagai anggota Dewan IMO berkomitmen terus memberikan dukungan penuh kepada IMO untuk peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran dunia dan juga perlindungan lingkungan maritim.


"Indonesia menyambut baik atas terpilihnya Mr. Arsenio dari Panama. Selain memiliki kedekatan hubungan kerjasama yang baik di sektor transportasi laut antara Indonesia dan Panama, Mr. Arsenio juga merupakan sosok yang sudah lama berperan aktif di Organisasi Maritim Internasional ini. Kami yakin, Mr. Arsenio akan membawa IMO menjadi lebih baik lagi kedepannya," ujar Arif Toha di London,  Selasa (18/7).


Adapun Mr. Arsenio akan dikukuhkan secara resmi pada sidang IMO Assembly bulan November 2023 nanti yang akan dihadiri oleh 173 negara anggota IMO.


Sebanyak 40 (empat puluh) negara anggota Dewan (Council)  IMO memberikan hak suaranya untuk 6 (enam) orang kandidat Sekjen IMO dan di putaran akhir tersisa 3 (tiga) kandidat yang dimenangkan oleh Mr. Arsenio dari Republik Panama dengan 21 suara dari total 40 suara.


Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjadi penanggung jawab pelaksanaan kegiatan dan administrasi Pemerintah atau Maritime Administration pada Organisasi Maritim Internasional di bidang pelayaran (IMO) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 tentang Kementerian Perhubungan. 


Sebagai informasi, saat ini Indonesia sedang mencalonkan diri kembali sebagai anggota Dewan IMO Kategori C periode 2023 s.d. 2024 yang pemilihannya akan dilaksanakan pada sidang IMO Assembly di bulan November 2023 mendatang.


Untuk menggalang dukungan suara, Indonesia melakukan sejumlah kegiatan pada sidang IMO  Council ke 129 di London yang masih berlangsung dari tanggal 17 Juli s.d. 21 Juli 2023 seperti menggelar Coffee Break bagi para anggota Dewan IMO, side event dengan mengadakan pertemuan bilateral serta menyelenggarakan lunch reception di gedung IMO London.


Hadir memimpin Delegasi Indonesia adalah Duta Besar Indonesia untuk Inggris, merangkap Irlandia dan International Maritime Organization, Dr. Desra Percaya , Dirjen Perhubungan Laut, Arif Toha, Staf Ahli Kemenkomarves , Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Hendri Ginting, Kementerian Luar Negeri, Kemenpan RB, Biro Klasifikasi Indonesia, Pertamina Shipping, KBRI di London dan juga Atase Perhubungan RI di London.

(Abu Bakar) 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here